Ilmu Pengetahuan dan Teknologi - Lensa Pendidikan
Headlines News :
Home » » Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Written By gandhi setyo on Senin, 19 November 2012 | 21.41



A.   Pengertian Ilmu, Teknologi, dan Masyarakat
1.                  Pengertian Ilmu
Menurut Mustafamalikibrahim: ilmu adalah kemampuan manusia memanfaatkan akal fikir yang diberikan Tuhan dalam bentuk pengetahuan guna mengelola alam dunia dan memanfaatkannya. hanya untuk Tuhan yang punya ilmu.
Selain itu, Ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Ilmu pengetahuan disini bukan sekedar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu.
2.    Pengertian Teknologi
Teknologi berasal dari istilah teckne yang berarti seni (art) atau keterampilan. Menurut Dictionary of Science, teknologi adalah penerapan pengetahuan teoritis pada masalah-masalah praktis dan Teknologi akan memberikan pengaruh dalam kelangsungan hidup manusia dan manusia pun terus memengaruhi maju atau tidaknya teknologi.
3.    Pengertian Masyarkat
Berikut di bawah ini adalah beberapa pengertian masyarakat dari beberapa ahli sosiologi dunia.
a.    Menurut Selo Sumardjan masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama    dan menghasilkan kebudayaan.
b.    Menurut Karl Marx masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi.
c.    Menurut Emile Durkheim masyarakat merupakan suau kenyataan objektif pribadi-pribadi yang merupakan anggotanya



B.   Kedudukan Konsep Ilmu Teknologi dan Masyarakat dalam Pembelajaran IPS
     Kedudukan konsep ilmu, teknologi dan kemasyarakatan semakin penting dalam era masyarakat modern yang banyak menimbulkan masalah-masalah kompleks. Kenyataan ini akan semakin dirasakan apabila dalam penjelasannya memberi informasi lebih jauh bahwa pemecahan masalah-masalah tersebut menghendaki adanya kedudukan dari berbagai disiplin ilmu.
     IPS sebagai mata pelajaran di lembaga pendidikan mempunyai peran yang sangat strategis. Hal ini terbukti dengan banyak ide atau pemikiran dari para ahli seperti Robert E. Yager yang memasukkan ilmu, teknologi dan masyarakat (ITM) baik sebagai bidang penerapan dan hubungan, kreativitas dan sikap, maupun konsep dan proses. Beberapa konsep ilmu, tekhnologi dan masyarakat dapat memberikan kontrbusi terhadap misi pokok IPS dalam mempersiapkan warga negara yang:
1)   Memahami ilmu pengetahuan di masyarakat
2)   Pengambilan keputusan antar warga negara
3)   Membuat hubungan antar beberapa pengetahuan
4)   Meningkatkan generasi pada sejarah bangsa – bangsa beradab

http://1.bp.blogspot.com/-19zbAoXhtA4/Twmv8r7AIuI/AAAAAAAAADU/W6tjI0BrrMw/s320/Untitled.jpg





Dari diagram diatas dapat dijelaskan bahwa ilmu, tekhnologi dan masyarakat merupakan satu rangkaian atau system yang mempunyai kaitan yang erat satu dengan yang lain, dan kedudukan IPS disini adalah dapat menjelaskan ilmu, tekhnologi, dan masyarakat sesuai informasi yang ada pada ketiga unsur tersebut baik dampak negatif maupun dampak positif. Sehingga pemahaman konsep ilmu, tekhnologi dan masyarakat dapat dijembatani melalui proses pembelajaran IPS secara terpadu.



C.   Pendekatan dan Strategi Konsep Ilmu, Teknologi dan Masyarakat dalam Pengajaran IPS SD
                 Pendekatan yang digunakan dalam pengajaran IPS untuk proses pembelajaran ITM adalah interdisipliner atau multidisipliner. Artinya dalam proses belajar mengajar di kelas IPS, para siswa seyogianya diajak, dibina dan didorong agar dalam mengkaji atau memecahkan masalah atau topik, dipandang dari berbagai disiplin ilmu. Ada dalam pengajaran IPS, yakni:
1)   Infusi ITM ke dalam mata pelajaran yang ada
Beberapa mata pelajaran yang mendasari pengajaran IPS, seperti Geografi, Ekonomi, Sosiologi, Antropologi, Tata Negara dan Sejarah memberikan peluang, sebagai wadah untuk pembelajaran konsep ilmu, memberikan peluang, sebagai wadah untuk pembelajran konsep ilmu, tekhnologi dan masyarakat.
Keuntungan  dari pendekatan infusi ini ialah bahwa pembelajaran ITM dapat meningkatkan integritas dan koherensi kurikulum yang ada sehingga model pembelajaran ini dapat diterima sebagai bagian dari misi sekolah. Sedangkan kelemahannya sulit memilih materi apa saja yang harus dibuang dari mata pelajaran tersebut agar ITM menempati tempat dalam mata pelajaran tersebut, strategi infusi ini tidak memberikan kesempatan secara mendalam bagi topik – topik ITM.
2)   Perluasan Mata Pelajaran yang ada
Keuntungan dari pendekatan ini adalah peluang untuk mengkaji topik ITM secara mendalam dengan mencari kesempatan bagaimana dan kapan menampilkan materi ITM. Kelemahannya adalah keterbatasan serta pembahasan yang diangkat atau yang dibicarakan dari topik – topik ITM yang sederhana.
3)   Pembuatan Mata Pelajaran yang ada









D.   Empat Ciri Karakteristik dari Program Integrasi ITM dalam IPS
Ada empat ciri karakteristik dari program integrasi ITM dalam IPS yaitu:
1.    Hasilnya dinyatakan dengan jelas
Beberapa tujuan yang sangat relevan dengan pembelajaran ITM adalah:
a.    Melek ilmu dan teknologi
b.    Membuat keputusan yang rasional yang dapat digunakan dalam penelitian dan pemecahan masalah krusial
c.    Memahami kemajuan  dalam IPTEK merupakan bagian integral dari warisan masyarakat terdahulu
2.    Mengembangkan organisasi yang efektif
Pengorganisasian pembelajaran melalui startegi ini meliputi:
a.    Mengklarifikasi isu-isu dan identifikasi kejadian untuk pengambilan keputusan
b.    Pengumpulan data empiris dan data yang berkaitan dengan nilai
c.    Pertimbangan alternative tindakan dan akibat-akibatnya
d.   Identifikasi tindakan
e.    Rencana tindakan
3.    Sistem dukungan
Sistem dukungan merupakan sarana penting bagi kurikulum dan pengajaran ITM dan IPS. System ini bukan hanya dapat membantu dan memecahka masalah dan konflik, namun lebih jauh dapat pula melayani para siswa dalam proses belajar mengajar. Misalnya, pelayanan dalam mengenai sumber belajar, pelatihan, mengenai jenis lapangan kerja yang sekaligus sebagai sumber materi pelajaran dan sebagainnya.
4.                                 Strategi instruksional
JA. Winter didalam pengajaran IPS ada kriterinya, yaitu harus menarik sehingga siswa bisa menikmatinya, menekankan pada pengajaran proses dari pada materi, mendorong siswa untuk mencari bahan bacaan yang berkaitan dengan IPS yang tersedia diperpustakaan serta meningkatkan kemampuan dan ketrampilan siswa. Oleh sebab itu, adanya peran siswa dalam memadukan pembelajaran ITM kedalam IPS, merupakan peran sentral partisipasi siswa dalam semua tahap pembelajaran, evaluasi, maupun, penerapannya dalam kehidupan sehari – hari. Suatu ciri kegiatan belajar kelompok, simulasi, bermain peran, sosiodrama, merupakan teknik – teknik pembelajaran yang sering kali dianjurkan dalam pengajaran khusus untuk ITM.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Blogger Template Free | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. Lensa Pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger